Nasi Ini Jadi Menu Khas Masjid Jamik Sumenep Tiap Peringatan Maulid Nabi

VISITSUMENEP.com – Makan bersama usai memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. sudah menjadi kebiasaan di kalangan masyarakat, khususnya di Masjid Jamik Sumenep, Madura, Jawa Timur. Hanya saja, nasi yang dimakan kebanyakan jemaah di Masjid Jamik usai peringatan Maulid Nabi Muhammad bukan yang biasa dimanakan sehari-hari (nasi putih). Mereka lebih memilih memakan nasi kebuli. Nasi kebuli rasanya

Tradisi Tidur di Atas Kasur Pasir Ini Dilakukan di Beberapa Desa di Sumenep

Tradisi Tidur di Atas Kasur Pasir Ini Dilakukan di Beberapa Desa di Sumenep

Bukan hanya menyimpan kekayaan wisata alamnya, Pulau Madura juga memiliki adat dan tradisi tersendiri yang mungkin akan membuat teman-teman tidak percaya saat mengetahuinya. Salah satunya yang ada di Kabupaten Sumenep, ada suatu kebiasaan khusus yang dilakukan oleh masyarakatnya di sana. Salahsatunya di Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, masyarakatnya terbiasa tidur di atas kasur

Tradisi Karapan Sapi yang Melegenda

Jelang Visit Sumenep 2018, Sumenep Gelar Lomba Karapan Sapi Tradisional

Lomba kerapan sapi tradisional Sumekar Cup se-Madura digelar pada Minggu (16/07/2017) di Lapangan Kerapan Sapi Giling, Sumenep. “Kerapan sapi ini kami gelar dalam rangka ‘Visit Sumenep 2018’. Ada 48 pasang sapi kerapan yang ikut berlomba,” kata Ketua Panitia, Ausiddari. Menurutnya, dari 48 pasang sapi peserta kerapan sapi, selain berasal dari empat kabupaten di Madura, juga

Tradisi Karapan Sapi yang Melegenda

Tradisi Karapan Sapi yang Melegenda

Karapan Sapi merupakan acara khas/tradisi masyarakat Madura yang di gelar setiap tahun pada bulan Agustus atau September, dan akan di lombakan lagi pada final di akhir bulan September atau Oktober. Pada Karapan Sapi ini, terdapat seorang joki dan 2 ekor sapi yang di paksa untuk berlari sekencang mungkin sampai garis finis. Joki tersebut berdiri menarik

Sape Sonok, Budaya Madura Yang Terus Digemari

Sape Sonok, Budaya Madura Yang Terus Digemari

Sape Sonok merupakan salah satu kebudayaan yang terus digemari di Kabupaten Sumenep. Kebudayaan sape sonok berasal dari bahasa Madura. Dalam berbagai kontes Sape Sonok, sapi diadu kecantikannya dengan cara didandani, selain itu adu kekompakan antara sapi, yakni kekompakan mengangkat kakinya dan memasukkannya ke atas papan yang telah disediakan dengan rapi. Sape sonok yang sangat lumrah