Ini Tekad Ummul Khair, Duta Wisata Kabupaten Sumenep
Duta Wisata

Ini Tekad Ummul Khair, Duta Wisata Kabupaten Sumenep

Sumenep yang telah mendeklarasikan program Visit Sumenep Years 2018 disambut baik oleh berbagai kalangan. Pemerintah, melalui program yang disebut tahun kunjungan wisata ke Sumenep tersebut telah melakukan berbagai persiapan dan pembenahan fasilitas kepariwisataan.

Baru-baru ini, Forum Wartawan Pariwisata (Forwarpar) Sumenep melakukan pemilihan Duta Wisata Kabupaten Sumenep untuk merespon program pemerintah tersebut. Dalam perhelatan itu, Ummul Khair didaulat menjadi Duta Wisatanya.

Ummul Khair, dalam kesempatan wawancara dengan tim Visitsumenep.com bertekad untuk menjadikan Sumenep lebih mandiri, kreatif, berkarakter dan nyaman.

“Visi saya adalah menjadikan Sumenep yang lebih mandiri, kreatif, berkarakter dan nyaman,” katanya, Kamis 23 November 2017.

Dilanjutkan Ummul, untuk menyokong keberhasilan visinya, setidaknya ada lima misi yang dia siapkan. Diantaranya; Menciptakan kegiatan ruang-ruang publik sebagai tempat yang edukatif dan bersih, mendukung dan memberi ruang kepada pemuda-pemudi kreatif di Sumenep untuk menciptakan sesuatu yang baru guna melengkapi yang telah ada, menciptakan suasana yang nyaman bagi wisatawan di seluruh tempat-tempat wisata, menjalin kerjasama dengan komunitas-komunitas kreatif dan pemerintah, menjalin hubungan baik dengan masyarakat dan pihak pemerintahan.

“Tentu saya tidak bisa melakukan ini sendirian. Saya butuh kerjasama dari seluruh pihak yang peduli dengan Sumenep,” tuturnya.

Dia meyakini, jika warga Sumenep bisa mewujudkan visi dan misinya demi Sumenep yang ‘Super Mantap’.

“Saya yakin warga Sumenep bisa mewujudkannya demi Sumenep yang ‘Super Mantap’ seperti visi dan misi bapak Bupati,” ucapnya.

Ditambahkan Ummul, dalam waktu dekat, pihaknya akan menjalin kerjasama dengan para pekerja kreatif di Sumenep untuk merealisasikan visi-misinya sebagai Duta Wisata.

“Dalam waktu dekat, saya akan menjalin kerjasama dengan para pekerja kreatif khususnya di Sumenep, umumnya di Madura. Baik online maupun offline untuk mendukung program-programnya,” jelasnya. (Fairozi)

  • 1
    Share

Facebook Comments