Ini Kesan Wisatawan Mancanegera Saat Berkunjung Ke Sumenep
Get Inspired, Headline, Hot News

Hari ini, Ratusan Wisatawan Mancanegara Berkunjung ke Sumenep

VISITSUMENEP.com – Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep, Jawa timur, Sufiyanto menyebut hari ini, Selasa, 15 Mei 2018, Sumenep kebanjiran wisatawan mancanegara (wisman).

Menurutnya, beberapa wisman yang datang ke Sumenep hari ini berasal dari beberapa negara. “Tempat wisata yang ada di kabupaten Sumenep kebanjiran wisatawan manca negara, hari ini (Selasa, 15 Mei-red) sebanyak 137 wisatawan mancanegara seperti dari Negara Amerika, New zealand dan yang lain,” ucapnya.

Sofi mengkalim, peningkatan wisman dan wisatawan domestik di tahun 2018 ini sangat signifikan.

“Di tiga bulan pertama di tahun 2017 wisatawan manca Negara hanya 36 orang, dan di tiga bulan pertama 2018 sudah mencapai 500 lebih wisman. sedangkan wisatawan domestik di tiga bulan pertama tahun 2017 hanya 130.000 orang, untuk tiga bulan pertama di tahun 2018 sudah mencapai 240 ribu orang,” jelasnya.

Sofi menambahkan, kunjungan wisatawan dalam event kita (pemerintah-red) tidak di hitung, kami cuma menghitung murni dari kunjungan yang langsung ke tempat wisata yang ada di Sumenep.

“Kita berupaya menarik wisman tidak hanya Pemkab saja, akan tetapi kita bekerja sama pula dengan agen wisata jawa timur, Bali, Jogja dan sebagainya, bahkan kita bekerja sama pula dengan Angka Sapura satu,” paparnya.

Sedangkan Angkasa Pura Satu mempunyai target sendiri untuk meningkatkan wisatawan yang lewat udara (penerbangan). Oleh karena itu, kami terus melakukan kolaborasi dan melakukan sinergi.

“Kami selalu melakukan pembenahan di setiap destinasi seperti Keraton Sumenep, karena pemerintah akan menyelenggarakan festival keraton, dan masyarakat adat Asean ke 5 tahun 2018,” urainya.

Sedangkan kemungkinan kunjungan wisata dalam rangka Festival Keraton nanti, lanjut Sofi, akan mencapai 2400 orang lebih dari luar daerah.

“Peningkatan kunjungan wisatawan tersebut sangat di rasa oleh masyarakat terutama peningkatan ekonomi, banyaknya kafe yang ada di Kabupaten Sumenep bahkan hasil survei pendapatan satu kafe mencapai RP 3 juta setiap hari, serta peningkatan penginapan, dan masakan tradisional, usaha kecil dan menengah,” pungkasnya. (sigap88/fairozi)

Facebook Comments