Gili Labak, Surga Tersembunyi Pulau Sumenep
Get Inspired, Headline, Natural Wonders

Gili Labak, Surga Tersembunyi Pulau Sumenep

Gili Labak, ketika kalian mendengar kata tersebut pasti kalian akan menerawang keindahan pulau dan pantai di Lombok. Sayangnya, Gili Labak bukan di Pulau Lombok, melainkan di Pulau Madura. Jarak kota Surabaya dan Gili Labak, Sumenep, Madura hanya sekitar 166 kilometer dan dapat ditempuh melalui jembatan penyebrangan Suramadu (Surabaya-Madura) yang memancarkan cahaya indah pada malah hari.

Jika tidak macet, jarak Surabaya menuju Gili Labak Sumenep Madura dapat ditempu dengan lama perjalanan sekitar empat jam perjalanan darat. Gili Labak memang tengah hits sebagai salah satu destinasi perawan nan tersembunyi. Kegiatan yang bisa kalian lakukan selain bermain di pantai juga menikmati keindahan bawah laut Gili Labak Madura dengan ber-snorkeling ria di sekitar pulau kecil.

Keindahan Gili Labak tak lain dan tak bukan karena pasir putihnya yang bersih dan halus. Apalagi tipikal pantai di Madura tidak terlalu berbahaya dengan ombak yang besar seperti di pantai Selatan. Kalian bisa dengan aman bermain seharian di Gili Labak atau menyelami keindahan pesona terumbu karang di Gili Labak Madura. Gili bukan hanya di Lombok tetapi juga kini yang tengah trending, berada di Madura.

Pulau indah ini tidak terlalu luas, hanya seluas lapangan sepak bola saja. Tak heran jika pesonanya baru diketahui beberapa tahun belakangan ini sebagai salah satu destinasi wisata yang tak bisa dilewatkan saat kalian berwisata ke Sumenep, Madura. Saking perawannya, destinasi wisata ini belum dilengkapi dengan infrastruktur wisata yang lengkap. Beberapa alat untuk snorkeling saja masih sangat terbatas.

Melihat animo masyarakat yang penasaran dengan keindahan Gili Labak, sebaiknya pemerintah daerah cepat tanggap dengan potensi wisata Gili Labak Sumenep Madura ini. Selain bisa mengenalkan wisata lain di Madura, juga bisa dipromosikan sebagai destinasi yang bisa menandingi beberapa Gili di Lombok.

Karakter Gili Labak tidak berbeda dengan pulau-pulau di Kepulauan Seribu pada 10 tahun kebelakang. Gili Labak hanya diisi sekitar 30 kepala keluarga saja. Otomatis, pulau ini memang pulau yang tidak terjangkau sebelumnya bahkan boleh dikatakan sulit. Wajar jika infrastruktur pariwisata belum memadai. Namun, itulah yang menjadi keistimewaan Gili Labak. Pesona pantai dan terumbu karangnya tidak akan tergantikan. Keindahan memang tak selalu bisa diukur dengan uang.

Bagi kalian yang gemar backpacker, Gili Labak cocok untuk dijadikan destinasi liburan. Siapkan saja alat-alat kemping. Kalian hanya perlu membawa perbekalan secukupnya untuk mengeksplorasi keindahan Gili Labak Sumenep Madura. Gili Labak tak bisa kalian lewatkan tahun ini, karena semakin dikenal, pesona keindahan pulau ini bisa saja tercemar. Tahu kan karakter traveler Indonesia? Baiknya sama-sama kita jaga kelestarian dan keindahan pesona Indonesia agar anak-cucu kita nanti juga bisa menyaksikan bahwa negerinya seindah negeri para Peri.

Beberapa trip wisata Gili Labak mematok harga sekitar Rp. 300.000/ pak. Tidak berbeda jauh dengan paket wisata ke Pulau Tidung atau Pulau Pari. Harga tersebut untuk meeting point di Pelabuhan Kaliangat. Jadi belum termasuk ongkos dari kota asal kalian ke pelabuhan Kalianget ini.

Fasilitas yang disediakan sangat beragam. Sebagai saran, tentu saja trip wisata lebih disarankan untuk dipilih. Pasalnya jika kalian tidak membawa tenda sendiri, beberapa penginapan sudah pasti dibooking oleh beberpa penyedia trip wisata. Perbedaan harga tidak akan terlalu jauh. Yang jelas, keindahan Gili Labak Madura sangat wajar dengan harga paket wisata seperti itu.

Jangan lupa untuk membawa action camera yang sudah dilengkapi dengan water housing atau water proof. Pastikan kalian menjelajahi pesona biota bawah laut Gili Labak Madura. Traveler yang datang bukan hanya dari sekitar Surabaya saja, melainkan juga dari Jakarta dan Bandung. Akses dari Bandara Internasional Juanda-lah yang memudahkan para traveler bertandang ke Gili Labak Madura.

Keindahan pantai Gili Labak tak berbeda jauh dengan keindahan pasir putih di Pantai Cemara Raja Ampat Papua. Kalian tidak perlu diving untuk menikmati keindahan pesona bawah laut Gili Labak. Tak jauh dari pesisir pantai kalian sudah bisa snorkeling dan menikmati biota laut Gili Labak Madura. Sayangi lingkungan ya dengan tidak membuang sampah sembarangan. (Reservasi.com)

  • 35
    Shares

Facebook Comments