Cultural Treasures, Get Inspired, Headline, Hot News

Dorong Pariwisata Kebudayaan, Sumenep Gelar Seminar Pemberdayaan Keraton

VISITSUMENEP.comDalam rangkaian kegiatan Festival Keraton dan Masyarakat Adat ASEAN (FKMA) ke V Kabupaten Sumenep tahun 2018, digelar Seminar Nasional bertema ‘Pemberdayaan Keraton Untuk Pemajuan Kebudayaan’.

Ketua Umum Forum Silaturahim Keraton Nusantara (FSKN), Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat mengatakan, diselenggarakannya kegiatan seminar bertaraf nasional yang diikuti pemangku kebijakan dan masyarakat dari berbagai Provinsi di Indonesia diantaranya, menambah wawasan seni budaya dari wilayah keraton, meningkatkan peran dan fungsi keraton sebagai warisan budaya bangsa.

Selain itu meningkatkan perekonomian daerah dari sektor pariwisata serta meningkatkan keraton sebagai destinasi wisata nasional dan mancanegara.

“Kenapa keraton menjadi wisata? Sebab, berdasarkan informasi Kementerian Pariwisata sebanyak 60 persen wisatawan ke Indonesia adalah wisata budaya, sehingga kalau berbicara wisata budaya tentu pusatnya ada di Keraton, termasuk Keraton Sumenep yang mampu menarik minat wisatawan mancanegara datang ke Bumi Sumekar ini,” tegasnya saat membuka Seminar Nasional di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin, 29 Oktober 2018.

Dia menyadari pentingnya budaya dan peran keraton sebagai pusat budaya, perlu keterlibatan para pemegang kebijakan, keraton dan masyarakat untuk mendukung pemberdayaan keraton dalam rangka pemajuan budaya bangsa.

“Ada program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan keraton sebagai pusat ilmu, sehingga banyak sekolah mendatangi keraton di daerah,” tuturnya.

Perlu diketahui, narasumber di seminar itu yakni Dra. Sri Hartini, M.Si, Sekretaris Direktorat Jendral Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Ir. Pamuji Lestari, Asisten Deputi Warisan Budaya, Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, serta Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si.

Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si mengungkapkan, keraton se-Nusantara harus bersatu untuk bersama-sama meningkatkan peran keraton di era saat ini, sebab hanya dengan kebersamaan yang menjadi kekuatan agar mampu memajukan keraton di Indonesia.

“Kita harus bersatu supaya bisa memajukan keraton dengan berbagai tantangannya di era digital saat ini, jangan sampai raja, sultan dan ratu di Indonesia terpecah demi meningkatkan peran keraton,” imbuhnya.

Dia menambahkan, keberadaan Keraton Sumenep yang masih terpelihara dan terjaga keasrian serta keasliannya tidak lepas dari peran pemerintah daerah, itu dilakukan dalam rangka warisan leluhur atau raja Sumenep.

“Kami (Pemkab Sumenep, red) menganggarkan dana untuk pengelolaan keraton di APBD Kabupaten Sumenep melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Bagian Umum untuk perawatan keraton, Disparbudpora Bagian Budaya dan Pariwisatanya serta Bagian Kesejahteraan Masyarakat yang menangani bantuan bagi anggota keluarga keraton,” pungkasnya.

Sedangkan peserta seminar dari unsur keraton se-Indonesia, Kementerian, Pemerintah Daerah dan peserta lokal. Kegiatan itu kerja sama Direktorat Jendral Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Forum Silaturahim Keraton Nusantara (FSKN). (sumenepkab.go.id/fairozi)

  • 20
    Shares

Facebook Comments