Get Inspired, Headline, Hot News

Dalam Ajang ISTA 2018, Indonesia Ingin Jadi Destinasi Berkelanjutan Kelas Dunia

VISITSUMENEP.com – Indonesia menargetkan jadi destinasi wisata berkelanjutan kelas dunia. Untuk itu, ajang Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2018 digelar.

Pariwisata berkelanjutan atau Sustainable Tourism bukanlah sekadar jargon, tetapi sebuah keniscayaan. Bagaimana membangun destinasi pariwisata yang tidak hanya bisa dinikmati saat ini saja, melainkan hingga beberapa generasi ke depan.

Kementerian Pariwisata pun menggelar ajang ISTA 2018 yang akan memberikan penghargaan bagi para pelaku industri pariwisata, sekaligus mengukur implementasi dan standarisasi pariwisata berkelanjutan.

“Ada 3 rumus dalam Sustainable Tourism for Development, yaitu 3P: Planet, People, dan Prosperity. Bahasa saya, semakin kita melestarikan alam, akan semakin mensejahterakan,” ucap Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam sambutannya di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kemenpar, Jakarta, Kamis, 19 Juli 2018.

Ajang ISTA 2018 akan menggunakan komponen penilaian yang sudah mengikuti standar internasional dari Global Sustainable Tourism Council (GSTC). Tim Juri ISTA 2018 terdiri dari pakar dan profesional, yang akan diketuai oleh Jatna Supriatna dari Universitas Indonesia dan Juri Kehormatan Mari Elka Pangestu.

“Harapan saya, agar covering dari Sustainable Tourism ini lebih luas. Pemda-pemda, swasta-swasta, dan stakeholder harus terlibat. Banyak sekali pariwisata di daerah yang bagus-bagus,” kata Jatna Supriatna, Ketua Tim Juri ISTA 2018.

Pendaftaran untuk ajang ISTA 2018 dimulai sejak 1 Mei dan akan berakhir 20 Agustus 2018. Penjurian administrasi dilakukan 1-24 Agustus 2018.

Kemudian dilanjutkan pada tahap desk evaluation (24-31 Agustus), pengumuman nominator (5-6 September), lalu kunjungan lapangan (10 September-14 Oktober). Rangkaian penjurian diakhiri dengan pengumuman pemenang pada 8 November 2018 mendatang. (detik.com/fairozi)

  • 16
    Shares

Facebook Comments