Bukit Kalompek, Destinasi Wisata Baru Sumenep
Get Inspired, Special Interest

Bukit Kalompek, Destinasi Wisata Baru Sumenep

Bukit yang menjulang dan nuansanya yang sejuk disertai pemadangan alami, membuat siapa saja akan betah berlama-lama di tempat ini.

Bukit kecil yang dapat memandang alam luas dari atas puncaknya, ternyata bukan hanya di jembatan para layang yang ada di kota Malang. Di Provinsi Jawa Timur, tepatnya di kabupaten Sumenep, Madura, juga mempunyai beberapa wisata bukit yang memukau.

Selain bukit cinta di kabupaten Pamekasan, serta bukit tinggi di kecamatan Lenteng. Kini di kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, memiliki julukan wisata baru yang biasa disebut oleh warga sekitar dengan bukit kalompek.

Bukit kalompek ini belum resmi di buka sebagai wisata umum, sehingga belum banyak orang tahu, dan jarang dikunjungi oleh para wisatawan luar. Namun diam-diam ternyata lokasi ini sudah menjadi tempat favorit puluhan muda-mudi setempat untuk bersantai ria sekedar menunggu mata hari terbit di pagi hari, serta penyaksikan sunset di kala senja.

“Ini kan belum di buka menjadi wisata umum, setiap hari ada sekita 60 sampai 80 pengunjung, mereka yang datang rata-rata pemuda.” Kata Sahrudi, penggagas bukit.

Selain itu, pantai Gili Iyang dan Pantai Poteran dapat terlihat dengan jelas dari puncaknya. Dari itu, puncak bukit dan alamnya yang sejuk menjadikan bukit kalompek sangat layak dikunjungi.

Saat ini, meskipun pembangunan bukit tersebut belum selesai, namun direncakan akan dikemas dengan alami, tiga gubuk bambu yang berdiri di atasnya, serta beberapa batang kayu menjadi tempat bersantai para pengunjung menikmati angin sepoi. Bukit ini bisa menjadi salah satu referesing favorit karena mempunyai banyak titik keindahan yang memukau.

Lebih detail Sahrudi, yang sekaligus menjadi kasi pemerintahan di desa tersebut, mengatakan. Pihaknya terinspirasi dari wisata-wisata lokal yang ada di wilayah sumenep, kemudian ia bersama perangkat desa lain membangun bukit tersebut sebagai tempat wisata alami. Menurutnya, wisata bukit tersebut akan di buka resmi pasca lebaran idul fitri mendatang.

“Saya terinspirasi dari wisata-wisata lokal yang ada di kabupaten Sumenep, wisata ini nanti akan dibuka setelah lebaran idul fitri nanti.” Pungkasnya. (lintassembilan.blogspot.co.id)

  • 114
    Shares

Facebook Comments